Siap Hadapi Ujian Nasional ?

Persiapan merupakan setengah dari kesuksesan. Banyak orang yang gagal karena tidak memiliki  persiapan yang cukup. Untuk itu berkaitan dengan akan dilaksanakan ujian nasional, ada beberapa persiapan yang harus diperhatikan agar berhasil dan sukses.
Persiapan menghadapi ujian nasional ini dimulai dari persiapan pribadi, persiapan teknis, persiapan materi ujian, pada saat ujian serta pasca ujian.
1. Persiapan pribadi
Persiapan pribadi merupakan persiapan yang dilakukan oleh dan untuk diri sendiri, yang meliputi persiapan jasmani dan rohani (mental). Persiapan jasmani terutama berkaitan dengan kesehatan. Anda (peserta ujian) harus menjaga kesehatan sebelum dan ketika ujian. Tidak bisa dibayangkan betapa repotnya jika Anda mengikuti ujian dalam keadaan sakit (apalagi kalau dirawat di rumah sakit. Wah … naudzubillah.
Karena itu persiapan jasmani menjelang pelaksanaan ujian sangatlah penting. Caranya antara lain harus teratur berolahraga (ingat jangan berlebihan dan jangan yang membahayakan). Juga usahakan makan, minum dan istirahat yang cukup dan teratur, jangan begadang (tidur larut malam).
Persiapan rohani berkaitan dengan persiapan mental, pikiran dan emosi. Usahakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional selalu stabil. Jika ada masalah yang ada dalam diri pribadi, misalnya situasi frustrasi, suasana kesedihan, atau masalah orang tua, keluarga dan lainnya agar bisa dikendalikan dengan baik. Jika tidak tentu akan berdampak buruk terhadap persiapan dan hasil ujian nanti. Jagalah suasana perasaan/emosi, dengan tetap tenang dan stabil. Selain itu perbanyaklah melakukan ibadah, berdo’a, bersedekah sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Alloh swt.
2. Persiapan Teknis
Persiapan teknis ini berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan dalam ujian nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil. Perlengkapan itu sebaiknya disiapkan sekian hari sebelum ujian. Jangan sampai gara-gara karena pensil 2B yang Anda pakai ternyata palsu, sehingga gagal (nilai 0), karena proses pemeriksaan hasil ujian menggunakan teknologi komputer. Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah benar-benar asli. Selain itu, sebelum ujian berlangsung Anda harus mengecek lokasi ujian dan tempat duduk. Jangan berencana nati akan bisa menyontek.

3.Persiapan Materi Ujian
Persiapan materi ujian merupakan persiapan yang sangat penting karena persiapan materi uji ini akan menentukan kelulusan Anda. Persiapan materi uji hendaknya dilakukan sejak dini jauh-jauh hari sebelum ujian. Bahkan menjelang hari H sebaiknya istirahat yang cukup, jangan malahan diporsir belajar.
Pada saat ada try out (latihan ujian) ikutilah dengan serius. Hal ini untuk mengukur kemampuan Anda yang sebenarnya. Perbanyak latihan menjawab soal dengan teman. Bentuklah kelompok belajar yang kecil (misal 3 orang). Jangan banyak-banyak karena dikhawatirkan bukannya akan belajar tetapi malahan ngrumpi. Hehehe ……

4. Pada Saat Ujian
Ingat dan perhatikan hal-hal berikut ini pada saat ujian nanti :
1.    Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa kartu peserta ujian dan perlengkapan ujian lainnya seperti pena, pensil 2B, mistar, penghapus, atau papan alas.
2.    Pastikan bahwa Anda tidak terlambat datang ke lokasi ujian dan minta do’a restu dari terutama kedua orang tua.
3.    Berdo’alah kepada Alloh swt, meminta kekuatan dan petunjuk serta usahakan tidak melanggar tata tertib ujian (karena bisa dikeluarkan dari ruang ujian).
4.    Pastikan bahwa semua identitas Anda ditulis dengan benar dan lengkap di lembar jawaban (LJK).
5.    Kerjakan soal dengan tenang dan pusatkan pikiran berkonsentrasi menjawab soal-soal.
6.    Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian baru yang sedang dan soal yang sulit untuk menjawabnya.
7.    Usahakan 15 menit sebelum waktu ujian berakhir, Anda sudah selesai menjawab soal-soal ujian. Sisa waktu dipergunakan untuk mengoreksi ulang (cek dan recek) tentang identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawaban anda.

5. Pasca Ujian
Perbanyaklah berdo’a pada Alloh agar usaha yang telah dilakukan berhasil dengan memuaskan. Jika berhasil bersyukurlah dan tidak perlu corat-coret baju atau tembok. Baju itu lebih baik nantinya diberikan kepada sebagian teman-teman yang lebih membutuhkan. Hal ini akan lebih bermanfaat.
Dan jika (maaf) belum berhasil nanti ya sabarlah. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Hanya tertunda asalkan kita tetap berusaha. Gagal ujian tidak berarti kiamat. Hehehe ….
Sudah ya selamat bersiap-siap dan menjalani ujian nasional. Semoga sukses. Amiin.

Tentang Kuns Web

Belajar Blog, Sharing Religi dan Pendidikan
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan, Religi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Siap Hadapi Ujian Nasional ?

  1. mintarsih28 berkata:

    semoga anak didik kita sukses ya pak dalam menghadapi UN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s