Hanya 3 X Dusta Selama Hidupnya

Sesungguhnya nabi Ibrahim as. tidak pernah berdusta sama sekali, kecuali pada tiga kali kesempatan saja. Pertama ketika hendak menghancurkan berhala-berhala yang disembah kaumnya. Saat kaumnya melangsungkan salah satu hari raya mereka, para pembesar-pembesarnya masuk ke dalam kuil. Dalam kuil itu ada beberapa berhala dan mereka bermaksud melakukan ritual (penyembahan). Ibrohim as bermaksud mengeluarkan mereka dari dalam kuil. Beliau memandang ke langit dan mengaku telah diberi tahu oleh bintang-bintang bahwa dirinya akan terserang penyakit. Disebutkan dalam QS. Ash Shoffat 89;  “inni saqiim  فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٌ ﴿٨٩

 Kemudian ia berkata: “Sesungguhnya aku sakit”.Kaumnya percaya dan segera menghindar dari kuil tersebut.

Dusta yang kedua  dilakukan saat Ibrohim as. menghancurkan berhala-berhala, kemudian meletakkan kapak di tangan berhala yang paling besar (yang dibiarkan utuh). Ketika kaumnya mengetahui hal ini, maka mereka menuduh Ibrohim as. sebagai pelakunya karena beliau pernah mencemooh orang yang menyembah berhala. Ketika mereka menanyakan hal itu beliau mengatakan :

 قَالَ بَلْ فَعَلَهُ كَبِيرُهُمْ هَذَا فَاسْأَلُوهُمْ إِن كَانُوا يَنطِقُونَ ﴿٦٣

. Ibrahim menjawab: “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara” (QS. Al Anbiya: 63)

 Sedangkan dusta yang ketiga saat Ibrohim as dan istrinya (Sarah) tiba di Mesir. Ceritanya sebagai berikut ;

Pada suatu ketika nabi Ibrahim as.beserta istrinya yang cantik itu pergi ke suatu wilayah (Mesir) yang dikuasai oleh raja yang kejam (Fir’aun) yang haus wanita.

Ketika Nabi Ibrahim dan Siti Sarah memasuki wilayah raja yang kejam itu, maka seorang punggawa kerajaan melihat Siti Sarah dan kemudian melaporkan hal itu kepada rajanya yang lalim (Fir’aun).

Sang raja segera mengutus beberapa prajurit untuk memenggilnya. Ibrohim meminta kepada Siti Sarah untuk tidak memberi tahukan bahwa ia adalah istrinya agar raja tidak membunuhnya (Ibrohim). Beliau juga meminta sarah agar mengaku sebagai saudaranya. Beliau pun tahu bahwa Allah swt pasti akan menyelematkan Sarah dari cengkeraman raja lalim itu.  sumber : ensiklopedi Al Qur’an).

Bagaimana dengan diri kita ? sudah berapa kali berdusta dalam hidup ini ? renungkan dan marilah segera bertaubat ! Semoga bermanfaat !

Tentang Kuns Web

Belajar Blog, Sharing Religi dan Pendidikan
Pos ini dipublikasikan di Al Hadits, Religi dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s